Home FIQIH Kesunnahan Dalam Bertayamum

Kesunnahan Dalam Bertayamum

3368
0
kesunnahan dalam bertayamum
kesunnahan dalam bertayamum

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.
Pembaca yang dirahmari Allah SWT. Sebelum admin coretanpengetahuan.com menerangkan tentang Apa Saja Kesunnahan dalam bertayamum petama-tama kita tak henti-hentinya selalu merasa bersukur kepada Allah SWT. Atas segala nikmat dan karunianya yang telah diberikan kepada kita semua mari rasa syukur kita, kita iqrarkan dengan bacaan hamdallah “Alhamdulillahirabbil’alamiin”.
Solawat beserta salam yang sindah-indahnya dan se agung-agungnya semoga selalu terlimpah ruah kepada junjungan kita reformis akbar Sayidul Anniyaiwalmursaliin beliau Rosulillahi SAW. Mari rasa mahabbah dan ta’dhim kita iqrarkan dengan bacaan sholawat “Assolatu wassalamu’alaika wa’alaa aalika Yaa Sayyidi Yaa Rasuulullah” semoga kelak kita semua di yaumul qiyamah mendapat syafaatnya Amiin.

Dalam kesempatan ini kami akan berbagi ilmu tentang Kesunnahan Dalam Bertayamum. Pada Kesempatan yang lalu kami telah membahas Fardhu-fardhu Tayamum. Maka dari itu sekarang kami akan melanjutkan pembahasan tentang Kesunnahan dalam Bertayamum. Sebagaimana wudhu, Tayamum juga memiliki kesunnahan-kesunnahan sebagai penyempurnanya.

Syekh Abu Syuja’ Al-Asfahani menyebutkan di dalam kitabnya Ghoyah Wa At-taqrib ada tiga kesunnahan dalam bertayamum, beliau mengatakan:

وسننه ثلاثة أشياء: التسمية وتقديم اليمنى على اليسرى والمولاة

Kesunnahan dalam Bertayammum ada tiga perkara : 1. membaca basmalah, 2. Mendahulukan anggota kanan dari anggota kiri, 3. Muwallah

Baca Juga Artikel dibawah Ini:
Fadhu dalam Bertayamum
Syarat-syarat Tayamum
Mandi Yang disunnahkan

Adapun Tiga kesunnahan dalam bertayamum yaitu:

1.Membaca Basmalah

Membaca Basmalah dilakukan pada awal pertama kali akan melakukan wudhu dengan kalimat “Bismillah” untuk ringkasnya atau “Bismillahirrahmanirrahim” untuk sempurnanya. Sudah dijelaskan dalam bab wudhu.

2. Mendahulukan anggota kanan dari anggota kiri

Mendahulukan anggota badan yang kanan dari yang kiri untuk kedua tangan. Adapun untuk membasuh wajah disunnahkan untuk mendahulukan bagian atas sebelum bagian bawah. Kesunnahan dalam bertayamum seperti ini juga sama dengan kesunnahan yang berlaku dalam wudhu dan mandi wajib

3. Muwalah

Makna dari muwalah sendiri juga sudah dijelaskan dalam bab wudhu. adapun arti dari muwalah adalah bersegera. kita tidak menyia-nyiakan waktu dengan hal-hal yang lain. Sebab tayamum adalah pengganti dari wudhu dan mandi wajib yang menjadi sebab syarat wajib untuk melaksanakan ibadah. Masih ada beberapa kesunnahan-kesunnahan tayamum yang disebutkan di dalam kitab-kitab yang diperluas keterangannya. Di antaranya adalah orang yang tayammum sunnah melepas cincinnya saat memukul debu pertama. Sedangkan untuk pukulan yang kedua, maka wajib melepas cincin.

Baca Juga Artikel dibawah Ini:
Fardhu dalam Mandi Wajib (Mandi Besar)
Enam Perkara Yang Membatalkan Wudhu
Mengenal Rukun Wudhu
Thoharoh dan Medianya

Penyiar Sholawat Wahidiyah
Penyiar Sholawat Wahidiyah


Demikianlah keterangan singkat tentang Kesunnahan dalam bertayamum, semoga bisa bermanfat bagi para pembaca Coretanpengetahuan.com kalau ada kesalahan kurang lebihnya kami mohon maaf bila mana ada kesalahan dalam penulisan artikel mohon bisa berkomentar di kolom komentar semoga dalam penulisan menjadi yang lebih baik lagi.
Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here